Apa sih sebetulnya mengelola Resiko Kesehatan?
Urun pendapat nih....sama juga dengan kegiatan pengelolaan dengan judul yang
lain2 misalnya resiko berdagang,resiko berinvestasi dll tapi kita tahu pasti
donk bahwa semua akatifitas kita beresiko termasuk kemungkinan terjadi resiko
pada kesehatan pribadi kita. Sebelum kita melangkah pastilah kita semua
memperhitungkan return n resk tapi jangan sampai g jadi melangkah karena ada
resiko. Sebaliknya kita coba mencari solusi atas prediksi - prediksi resiko itu
tadi asal JANGAN MENCOBA MENGHILANGKAN RESIKO dalam memperhitungkan suatu
kegiatan, kegiatan a pa aja dech......
Lalu Mengelola Resiko Kesehatan itu bagaimana siih........
yach naman urun pendapat ....Yang berhubungan dengan kesehatan itu meliputi
mental dan fisik.
MENTAL.
Biasanya gangguan mental yang bukan keturunan ini tergantung dari kondisi
perjalanan naik turunnya spiritual dan psikis kita sehingga seseorang bisa
mencegah adanya resiko mental misalnya depresi, karena kalo orang udah depresi
keluar uang juga kan bu.......
FISIK
Nah kalo fisik resiko iilah yang bisa kita prediksi, yang pasti g ada orang
yang selamanya sehat sebaliknya g ada orang yang seterusnya mengalami sakit
kecuali kelainan sejak lahir or kecil. Manusia hanya ikhtiar/berdoa. Ikhtiar
sebelum sakit dan ikhtiar saat sakit. Ikhtiar sebelum sakit adalah dengan
menjaga kesehatan dan ikhtiar saat sakit melakukan pengobatan. Nah yang jadi
resiko kesehatan itu kan saat ikhtiar SAAT SAKIT dan INGAT berdoa pun kita juga
belum tahu jawabannya sekali lagi Hidup adalah kemunginan bisa A/B, bisa hitam
or putih dlsbg.
Lalu mengelolanya bagaimana
Kemungkinan Bila Kita sakit( non IGD apa gawat darurat)
Pilihan ke 1
Ready Stok Biaya /financial pribadi . Jumlah Keluarga....? dsb INGAT biaya
kesehatan juga mengikuti Inflasi. Misal dengan pasife inkam 100jt perbulan saat
ini pun biaya kesehatan dengan pelayanan standar kurang lebih sama. Jadi
sepertinya biaya kesehatan juga mengikuti rata pendapatan penduduk
ya.............Tapi apa g sayank siihhh ngumpulin susah-susah hanya bwt bayar
kesehatan (karena da solusi lain)
Pilihan ke 2 (Sudah ada biaya kantor, Asuransi pribadi)
Nah kalo biaya kantor coba cari informasi kesehatan dan tindakan medis apa saja
yang udah di kofer kalo udah lengkap g perlu asuransi di luar tapi kalo kurang g
ada salahnya ambil asuransi di luar
biaya pakek uang asuransi plus sebetulnya sebagian uang kita tapi sebenar-kalo
dohitung-hitung kita masih untung koq kalo pake asuransi selain TABUNGAN KITA g
kekuras, biasanya ada pembebasan preminya n tiap berkalanya kita juga dapat
sesuai premi yang kita bayarkan. Kalo 10 tahun ke depan UP nya dirasa kecil yach
digedein sampai 500jt gitu.
bayar Uang Kecil Dapat Uang Besar (Mario TeguH) krn kalo di rumah sakit minta
CASH n saat itu juga. Kalo uang g ada y tidak dilakukan tindakan. Simple aja
pemerintah n perusahaan sebagian besar udah mengasuransikan semua karyawannya
karena mereka juga g mau rugi urusan biaya kesehatannya.
Tx. Sukses selalu U semuanya, karena semua itu harapan kita semua.
Tiada MAsalah Tanpa Solusi ( A - Z)
Posted from YahooGroups ! : SSR-Klub · Klub Perencanaan Keuangan Safir Senduk & Rekan